Showing posts with label Islam. Show all posts
Showing posts with label Islam. Show all posts

Sunday, 5 March 2017

Kisah malaikat yg di beri hawa nafsu dan diturunkan k bumi yaitu harut dan marut(di kutib dari kitab tafsir ibnu katsir)



Ada banyak riwayat yg menceritakan kisah malaikat harut dan marut tapi ane ketengengahkan riwayat hadits dan atsar yg mendekati kebenaran menurut ibnu katsir sbg penulis kitabnya.

Pertama ane ketengahkan hadits yang menceritakannya yg kedua lebih lengkap menyusul atsarnya yg menurut ibnu katsir lebih mendekati kebenaran,berikut haditsnya :

Imam Ahmad ibnu Hambal mengatakan di dalam kitab Musnad-nya, telah menceritakan kepada kami Yahya ibnu Bukair, telah menceritakan kepada kami Zuhair ibnu Muhammad, dari Musa ibnu Jubair, dari Nafi', dari Abdullah ibnu Umar r.a., bahwa ia pernah mendengar Nabi Saw. bersabda:Sesungguhnya Adam a.s. ketika diturunkan oleh Allah ke bumi, para malaikat berkata, "Wahai Tuhan, mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?Tuhan berfirman, "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kalian ketahui." Mereka bermaksud, "Wahai Tuhan kami, kami lebih taat kepada-Mu daripada Bani Adam." Allah berfirman kepada para malaikat, "Datangkanlah dua malaikat oleh kalian untuk Kami turunkan ke bumi, lalu Kami lihat apa yang akan dikerjakan oleh keduanya." Mereka berkata, "Wahai Tuhan kami, Harut dan Marut." Kemudian keduanya diturunkan ke bumi, dan diciptakan bagi keduanya Zahrah, yaitu seorang wanita yang paling cantik di masanya. Lalu Zahrah datang kepada keduanya, maka keduanya meminta agar Zahrah menyerahkan diri kepadanya. Zahrah menjawab, "Tidak, demi Allah, sebelum kamu berdua mengucapkan kalimat-kalimat ini (yang mengandung makna kemusyrikan)." Kedua malaikat itu menjawab, "Tidak, demi Allah, kami tidak mau menyekutukan Allah dengan sesuatu pun untuk selama-lamanya." Zahrah pergi dari keduanya, lalu kembali lagi dengan membawa seorang bayi laki-laki yang digendongnya. Kedua malaikat itu meminta Zahrah agar menyerahkan diri kepada keduanya, maka Zahrah menjawab, "Tidak, demi Allah, sebelum kamu berdua membunuh bayi kecil ini." Keduanya menjawab, "Tidak, demi Allah, kami tidak akan membunuhnya selama-lamanya." Zahrah pergi meninggalkan keduanya, lalu kembali lagi dengan membawa sebuah wadah yang berisikan khamr. Ketika keduanya meminta agar ia menyerahkan diri kepada keduanya, maka ia menjawab, "Tidak, demi Allah, sebelum kamu berdua meminum khamr ini." Keduanya meminum khamr itu hingga mabuk, dan akhirnya keduanya menggauli Zahrah, lalu membunuh anak kecil itu." Ketika keduanya sadar, si wanita itu (yakni Zahrah) berkata kepada keduanya, "Demi Allah, tiada sesuatu pun" yang pada mulanya kamu berdua menolak kepadaku tidak mau melakukannya, melainkan sekarang .kamu telah melakukannya di saat kamu berdua mabuk." Akhirnya kedua malaikat itu disuruh memilih antara azab di dunia dan azab di akhirat, maka keduanya memilih azab di dunia.

Hal yang sama diriwayatkan pula oleh Abu Hatim ibnu Hibban di dalam kitab sahihnya melalui Al-Hasan, dari Sufyan, dari Abu Bakar ibnu Abu Syaibah, dari Yahya ibnu Bukair. Hadis ini berpredikat garib ditinjau dari sanad ini; semua perawinya berpredikat siqah, semuanya dari kalangan para perawi kitab Sahihain, kecuali Musa ibnu Jubair. Dia adalah seorang dari Ansar, dari kabilah As-Sulami; maula mereka adalah Al-Madini Al-Hazza.

Dan ini ane ketengahkan riwayat yg berasal dari atsar,dan riwayat ini lebih lengkap dan mendekati kebenaran menurut ibnu katsir ,berikut atsarnya:

diriwayatkan oleh Ibnu Abu Hatim, telah menceritakan kepada kami Isam ibnu Rawwad, telah menceritakan kepada kami Adam, telah menceritakan kepada kami Abu Ja'far, telah menceritakan kepada kami Ar-Rabi' ibnu Anas, dari Qais ibnu Abbad, dari Ibnu Abbas r.a. yang menceritakan kisah berikut:

Ketika manusia sesudah masa Nabi Adam a.s. terjerumus ke dalam perbuatan-perbuatan maksiat dan kufur kepada Allah, maka para malaikat yang ada di langit berkata, "Wahai Tuhan, makhluk yang telah Engkau ciptakan hanya untuk beribadah dan taat kepada-Mu kini telah terjerumus ke dalam perbuatan-perbuatan yang membinasakan. Mereka mengerjakan kekufuran, membunuh jiwa, memakan harta haram, zina, mencuri, dan minum khamr." Lalu para malaikat mengutuk perbuatan mereka dan tidak memaafkan mereka. Ketika dikatakan kepada para malaikat bahwa mereka dalam keadaan tidak sadar, maka para malaikat tetap pada sikapnya.

Dikatakan kepada mereka (para malaikat), "Pilihlah oleh kalian dua malaikat yang paling utama di antara kalian, Aku akan membebankan perintah dan larangan kepadanya." Lalu mereka memilih Harut dan Marut, keduanya diturunkan ke bumi, dan dibekalkan kepada keduanya berbagai macam hawa nafsu seperti Bani Adam (manusia). Allah memerintahkan kepada keduanya agar menyembah-Nya dan jangan mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Allah melarangnya membunuh jiwa yang diharamkan dan memakan harta yang haram, serta melarangnya berzina, mencuri, dan minum khamr.

Keduanya tinggal di bumi seraya memutuskan hukum di antara manusia secara hak selama beberapa waktu. Hal ini terjadi di masa Nabi Idris a.s.

Di zaman itu terdapat seorang wanita yang kecantikannya di antara wanita-wanita lainnya sama dengan kecantikan bintang Zahrah (Venus) di antara bintang-bintang lainnya. Kedua malaikat itu sering datang kepadanya, dan akhirnya keduanya menuruti apa yang dikatakan oleh wanita itu. Keduanya menginginkan diri wanita itu, tetapi si wanita menolak kecuali jika keduanya menuruti apa yang dikatakannya dan memasuki agamanya. Keduanya bertanya kepada si wanita tentang agama yang dipeluknya, lalu si wanita mengeluarkan sebuah berhala untuk keduanya dan berkata, "Sembahlah ini!" Kedua malaikat menjawab, "Kami tidak perlu menyembah berhala ini." Lalu keduanya pergi dan tidak datang lagi selama masa yang dikehendaki oleh Allah.

Keduanya datang lagi kepada wanita itu dan menginginkan diri wanita tersebut, sedangkan si wanita melakukan hal yang sama, lalu keduanya pergi meninggalkannya. Akan tetapi, setelah itu keduanya datang lagi dan menginginkan diri si wanita itu.

Ketika si wanita melihat bahwa keduanya tetap menolak �tidak mau menyembah berhala� maka berkatalah ia, "Pilihlah olehmu salah satu di antara ketiga perkara ini, yaitu apakah kamu berdua menyembah berhala ini, atau kamu berdua membunuh jiwa ini, atau kamu berdua meminum khamr ini." Keduanya mengatakan, "Semuanya tidak pantas dilakukan, tetapi yang ringan dari kesemuanya ialah meminum khamr." Maka keduanya meminum khamr itu hingga mabuk. Akhirnya mereka berdua menggauli wanita itu; dan karena rasa takut perbuatan keduanya akan diceritakan kepada orang lain, maka keduanya membunuh orang tersebut.

Ketika rasa mabuk telah lenyap dari keduanya dan keduanya menyadari perbuatan dosa yang telah dilakukannya, maka keduanya bermaksud naik ke langit; tetapi tidak bisa, seakan-akan keduanya dihalangi hingga tidak dapat terbang. Tersingkaplah penutup antara keduanya dan semua malaikat penduduk langit. Maka para malaikat melihat apa yang telah dilakukan oleh keduanya hingga mereka semua merasa sangat heran. Akhirnya mereka mengetahui bahwa orang yang dalam keadaan tidak sadar, rasa takutnya berkurang. Sejak itu para malaikat memohonkan ampun buat penduduk bumi.

Sehubungan dengan kisah tersebut diturunkanlah ayat berikut, yaitu firman-Nya:Dan malaikat-malaikat bertasbih serta memuji Tuhan-Nya dan memohonkan ampun bagi orang-orang yang ada di bumi. (Asy-Syura: 5)

Lalu dikatakan kepada keduanya, "Pilihlah oleh kamu berdua azab dunia atau azab akhirat." Keduanya berkata, "Adapun azab dunia, sesungguhnya ia ada masa akhirnya dan berhenti, sedangkan azab akhirat tidak ada putus-putusnya." Keduanya memilih azab di dunia, lalu keduanya diazab di negeri Babil.

Asar ini diriwayatkan pula secara panjang lebar oleh Imam Hakim di dalam kitab Mustadrak-nya melalui Abu Zakaria Al-Anbari, dari Muhammad ibnu Abdus Salam, dari Ishaq ibnu Rahawaih, dari Hakkam ibnu Salam Ar-Razi (dia seorang yang siqah), dari Abu Ja'far Ar-Razi dengan lafaz yang sama. Kemudian Imam Hakim mengatakan bahwa asar ini sahih sanadnya, hanya keduanya (Imam Bukhari dan Imam Muslim) tidak mengetengahkannya.

Begitulah ceritanya,ane sendiri mengambil kesimpulan dari cerita di atas bahwa tugas sbg manusia adalah tugas yg berat karena dalam diri kita terdapat hawa nafsu dan setan yg bahkan malaikat terbaik dlm kalangan penduduk langit tidak bisa menguasainya ketika di tanamkan kpd mereka,maka dari itu bertawakal adalah salah satu cara mengatasinya.sekian.....

posted from Bloggeroid

Wednesday, 12 October 2016

Kisah iblis sebelum di kutuk(di kutip dari kitab Ibnu katsir)

Tentu kita semua tahu siapa iblis itu iblis adalah mahluk dari golongan malaikat dari jenis jin begitu pendapat riwayat yg ane kutip dr ibnu katsir,tapi mungkin kebanyakan kita tidak tahu siapa iblis sebelum dia durhaka kpd Allah dan menyebabkannya dikutuk Allah Swt
,berikut riwayat-riwayat yg menjelaskannya :

as-Saddi di dalam kitab tafsirnya meriwayatkan dari Abu Malik dan dari Abu Saleh, dari Ibnu Abbas, juga dari Murrah, dari Ibnu Mas'ud, dan dari sejumlah sahabat Nabi Saw.; ketika Allah telah rampung dari menciptakan apa yang Dia sukai, lalu Dia berkuasa di 'Arasy. Kemudian Allah menjadikan iblis sebagai raja di langit dunia. Dia berasal dari suatu jenis malaikat yang dikenal dengan sebutan jin; sesungguhnya iblis dinamakan 'jin' karena ia menjabat sebagai penjaga surga. Dengan demikian, di samping sebagai raja di langit dunia, ia pun sekaligus sebagai penjaga surga. Hal ini membuatnya merasa besar kepala, lalu dia mengatakan, "Tidak sekali-kali Allah memberiku tugas ini melainkan karena aku mempunyai kelebihan di atas para malaikat." Ketika iblis mulai congkak dan Allah melihat apa yang tersembunyi di dalam diri iblis itu, maka Allah berfirman kepada para malaikat: Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi. (Al-Baqarah: 30)

Isnad hadits yang sampai kepada para sahabat diatas berpredikat masyhur di dalam kitab tafsir As-Saddi, tetapi di dalamnya terdapat banyak hadis israiliyat(yaitu riwayat hadits yg berasal dari bani israel/yahudi); barangkali sebagian di antaranya disisipkan, padahal bukan perkataan para sahabat, atau mereka mengambilnya dari sebagian kitab-kitab terdahulu.

Menurut Muhammad ibnu ishaq dari Ibnu Abbas yang menceritakan, "Sebelum melakukan kedurhakaan, pada mulanya iblis itu termasuk golongan malaikat, dikenal dengan nama 'Azazil. Ia termasuk penduduk bumi, juga sebagai golongan malaikat yang sangat kuat ijtihadnya dan paling banyak ilmunya. Karena itulah hal tersebut mendorongnya bersikap takabur. Dia berasal dari suatu kabilah yang dikenal dengan nama makhluk jin."

Sunaid meriwayatkan dari Hajyaj, dari Ibnu Juraij yang mengatakan bahwa Ibnu Abbas pernah mengatakan, "Pada awalnya iblis termasuk malaikat yang terhormat dan paling disegani kabilahnya, dia ditugaskan sebagai penjaga surga dan mempunyai kekuasaan di langit dunia, juga mempunyai kekuasaan di bumi."

Saleh maula Tau-amah meriwayatkan dari Ibnu Abbas, bahwa sesungguhnya di antara para malaikat terdapat suatu kabilah (golongan) yang dikenal dengan nama jin. sedangkan iblis termasuk dari kalangan mereka. Iblis menguasai kawasan antara langit dan bumi, lalu ia durhaka kepada Allah, maka Allah mengutuknya menjadi setan yang laknat.

Ada juga yang meriwayatkan dari Sunaid ibnu Daud mengatakan, telah menceritakan kepada kami Hasyim, telah menceritakan kepada kami Abdur Rahman ibnu Yahya, dari Musa ibnu Numair dan Usman ibnu Sa'id ibnu Kamil, dari Sa'id ibnu Mas'ud yang mengatakan, "Dahulu para malaikat memerangi jin, dan iblis �yang saat itu masih kecil� tertawan, lalu iblis hidup bersama para malaikat dan ikut beribadah dengan mereka. Ketika para malaikat diperintahkan sujud kepada Adam, mereka sujud, kecuali iblis, ia membangkang." Karena itulah disebutkan di dalam firman-Nya: kecuali iblis, dia adalah dari golongan jin. (Al-Kahfi: 50)

Ada yg meriwayatkan riwayat bahwa iblis sebelumnya adalah panglima perang yg memimpin serdadu malaikat,berikut riwayatnya :

ibnu Jarir mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abu Kuraib, telah menceritakan kepada kami Usman ibnu Sa'id, telah menceritakan kepada kami Bisyr ibnu Imarah, dari Abu Rauq, dari Ad-Dahhak, dari Ibnu Abbas yang mengatakan, "Sesungguhnya yang pertama kali menghuni bumi adalah makhluk jin. Lalu mereka menimbulkan kerusakan di atas bumi dan mengalirkan banyak darah serta sebagian dari mereka membunuh sebagian yang lain." Ibnu Abbas melanjutkan perkataannya, "Setelah itu Allah mengirimkan Iblis untuk memerangi mereka. Akhirnya iblis bersama para malaikat memerangi jin, hingga mengejar mereka sampai ke pulau-pulau yang ada di berbagai laut dan sampai ke puncak-puncak gunung. Setelah itu Allah menciptakan Adam, lalu menempatkannya di bumi. Untuk itu Allah Swt berfirman:'Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi' (Al-Baqarah: 30)

Riwayat di atas ane kutip dari kitab tafsir ibnu katsir yg membahas surah albaqarah ayat 30 dan 34.

Sunday, 18 September 2016

Peletakan Kota Mekkah yang Menggunakan Konsep Rasio emas (angka Tuhan)




Apa itu rasio emas ? mungkin anda bertanya2 apa itu rasio emas,rasio emas adalah angka yang a : b = 1,618 dan 1,618 inilah yang di sebut rasio emas atau angka tuhan.Rasio emas telah memikat kaum intelektual barat dari berbagai latar belakang disiplin ilmu selama sekurangnya 2.400 tahun.



Menurut Mario Livio:


Sekian banyak cendekiawan matematika dari berbagai era, seperti Pythagoras dan Euclid dari Yunani kuno, sampai ahli matematika Italia abad pertengahan Leonardo da Pisa dan ahli astronomi Renaissance Johannes Kepler, hingga tokoh-tokoh ilmuwan seperti pakar fisika dari Oxford Roger Penrose, telah menghabiskan banyak waktu untuk memahami rasio sederhana ini dengan sifat-sifatnya. Akan tetapi ketakjuban akan rasio emas ini tidak hanya terbatas di kalangan ahli matematika saja. Ahli biologi, seniman, musisi, sejarawan, arsitek, psikolog, dan bahkan ahli mistik telah berdebat mengenai hakikat keserbaadaannya dan daya tariknya. Bahkan, mungkin patut dikatakan bahwa rasio emas telah mengilhami begitu banyak pemikir dari berbagai disiplin ilmu dibandingkan angka apapun dalam sejarah matematika.



Ahli matematika Yunani kuno pertama kali mempelajari hal yang kini dikenal sebagai rasio emas karena kerap muncul dalam geometri. Pembagian garis menjadi "rasio ekstrem dan rata-rata" (bagian emas) sangat penting dalam geometri pentagram dan pentagon. Bangsa Yunani biasanya mengaitkan penemuan konsep ini dengan Pythagoras atau pengikutnya. Pentragram yang dibubuhi pentagon menjadi lambang kaum pendukung paham Pythagoras.

Elemen Euclid (Yunani: St???e?a) memberikan definisi tertulis pertama mengenai apa yang disebut sebagai rasio emas: "Sebuah garis dikatakan telah dipotong dalam rasio ekstrem dan rata-rata ketika panjang seluruh garis berbanding ruas panjang adalah sama dengan ruas panjang berbanding ruas pendek."Euclid menjelaskan cara memotong sebuah garis dalam "rasio ekstrem dan rata-rata", yaitu rasio emas. Di seluruh Element, beberapa pengajuan gagasan (teorema dalam istilah modern) serta pembuktiannya menggunakan rasio emas.Beberapa dari gagasan yang diajukan ini menunjukkan bahwa rasio emas adalah bilangan irasional.

Nama "rasio ekstrem dan rata-rata" adalah istilah utama yang digunakan pada abad ke-3 SM hingga sekitar abad ke-18 M.

Sejarah modern rasio emas dimulai dengan karya Luca Pacioli De divina proportione pada tahun 1509, yang memukau para seniman, arsitek, ilmuwan, dan mistik dengan rumusan matematika dan sifat-sifat istimewa rasio emas.


Sejak abad ke-20, rasio meas diwakili dengan huruf Yunani F atau f (phi, berdasarkan nama Phidias, (pematung yang disebut-sebut menggunakan rasio ini) atau secara tidak lazim juga dilambangkan dengan tgambar :Perkiraan inversi rasio emas dalam bentuk pecahan desimal, disebutkan bernilai "sekitar 0,6180340," pertama kali ditulis pada 1597 olehMichael Maestlin dari Universitas T�bingen, dalam suratnya untuk mantan muridnya Johannes Kepler.(Wikipedia)





Lihat di a yang berwarna biru pada panjang persegi di atas di bagi dengan b yang berwarna merah di atas maka hasilnya pasti mendekati 1,618.Dan angka tuhan di atas ada hubungannya dengan angka fibonacci karena pada deretan angka yang ke 13 jika di bagi angka sebelumnya maka hasilnya hampir mendekati 1,618,berikut angka fibonacci : 0,1,1,2,3,5,8,13,21,34,55,89,144...dst angka faibionacci adalah barisan angka yang di awali 0 dan 1 kemudian angka berikutnya di dapat dari menambahkan kedua bilangan yang berurutan sebelumnya.Lihat gambar di bawah :





Rasio emas dapat di temukan di dalam lukisan monalisa karya Leonardo davinci.Perkatikan gambar di bawah :





Pada anatomi tubuh manusia yang ideal juga memiliki konsep yang sama yaitu konsep rasio emas atau angka tuhan.Perhatikan gambar di bawah :










Selain di atas konsep rasio emas juga dapat di temukan pada DNA,pecahan salju,daun dan lainnya yang merupakan keseimbangan estetika alam dan isinya ciptaan Allah SWT.bahkan Allah meletakan kota mekkah dengan konsep ini.Ini dia peletakan kota mekah yang juga menggunakan konsep rasio emas,perhatikan gambar di bawah:




Jika di tarik garis lurus dari kota mekah ketitik kutub utara yaitu 07631,68 km dan jika di tarik garis lurus dari kota mekkah ke arah titik kutub selatan yaitu 12348,32 km  jika 12.348,32 : 7.631,68 = 1,618 dan hasilnya adalah angka Tuhan atau rasio emas.


wallahualam...

Sunday, 31 July 2016

Sifat-sifat kecendrungan atau tabi'at manusia yg di informasikan alquran



Bissmillah,,,

Sifat manusia?mungkin kita tidak pernah menyangka bahwa manusia itu sebenarnya memiliki sifat -sifat kecendrungan utk melakukan sesuatu atau tabi'at yg buruk bahkan sangat buruk hampir ga ada baiknya sifat-sifat ini yg di i formadikan di dalam alquranulkarim.Tugas kita sebagai manusia dan hamba Allah adalah berdoa agar dapat melawan atau melakukan berusaha


untuk tidak mengikuti kecendrungan ini,nah usaha dan do'a inilah yg membuat manusia menjadi insan atau mahluk yg mulia dalam pandangan Allah.Berikut sifat2 manusia atau tabi'at2 manusia yg di informasika Allah lewat Alquran :

1. Manusia itu lemah


Manusia di ciptakan dalam kondisi lemah,di dlm alquran sifat alamiah ini ada di diri manusia dari segi fisik atau rohani atau bahkan keduanya tidak di informasikan di dalam alquran tetapi mengukur dari akal,jiwa dan tenaga diri kita sendiri dapat di ketahui seluruh aspek itu banyak lemahnya seperti misalnya tenaga dlm aspek fisik manusia hanya bisa mrngangkat benda2 yg ringan saja serta akal manusia atau ilmu manusia terbatas seperti yg katakan rasulullah ilmu manusia hanya setetes air dari luasnya samudra lautan.berikut ayat yg yg menginformasikan sifat lemah manusia :


Allah hendak memberikan keringanan kepadamu, karena manusia diciptakan (bersifat) lemah.

[QS. An-Nisa': Ayat 28]


2. Manusia cendrung menyenangi kesenangan dunia


Contoh ini banyak kita lihat di sekeliling kita juga kita bisa mengukur ini dari diru kita sendiri misalnya dalam hal dunia kita sering sangat antusias dalam melakukannya serta meluangkan waktu bahkan ada yg rela mengorbankan dirinya untuk itu.Orientasi masa depan dan rencana letaknya di kehidupan dunia.Berikut ayat yg menginformasikannya :


Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik.

[QS. Ali 'Imran: Ayat 14]


3. Manusia itu kikir


Manusia adalah mahluk yg kikir,seringkali untuk menyisihkan sebagian harta saja untuk org yg kekurangan,manusia sangat berat sekali melakukannya, ia sangat menyayangi hartanya bahkan ada yg menyayanginya lebih drpd dirinya sendiri.Berikut ayat yg mengunfirmasikannya :


....itu lebih baik (bagi mereka) walaupun manusia itu menurut tabiatnya kikir.....

[QS. An-Nisa': Ayat 128]


Katakanlah (Muhammad), "Sekiranya kamu menguasai perbendaharaan rahmat Tuhanku, niscaya (perbendaharaan) itu kamu tahan, karena takut membelanjakannya." Dan manusia itu memang sangat kikir.

[QS. Al-Isra': Ayat 100]


4. Manusia itu lupa dengan Allah apabila di lapangkan dari musibah dan melakukan tipu daya setelah di timpa bencana.


Seringkali terjadi,jika seorang manusia di timpa musibah baru mempunyai keinginan utk mendekatkan diri kepada Allah dan ketika musibah hilang kecendrungan utk bermaksiat kembali lagi,berikut ayatnya :


Dan apabila manusia ditimpa bencana, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali (taat) kepada-Nya; tetapi apabila Dia memberikan nikmat kepadanya, dia lupa (akan bencana) yang pernah dia berdoa kepada Allah sebelum itu, dan diadakannya sekutu-sekutu bagi Allah untuk menyesatkan (manusia) dari jalan-Nya. Katakanlah, "Bersenang-senanglah kamu dengan kekafiranmu itu untuk sementara waktu. Sungguh, kamu termasuk penghuni neraka."

[QS. Az-Zumar: Ayat 8]


Dan apabila manusia ditimpa bahaya, dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk, atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu darinya, dia kembali (ke jalan yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Demikianlah dijadikan terasa indah bagi orang-orang yang melampaui batas apa yang mereka kerjakan.

[QS. Yunus: Ayat 12]


Dan apabila Kami memberikan suatu rahmat kepada manusia setelah mereka ditimpa bencana, mereka segera melakukan segala tipu daya (menentang) ayat-ayat Kami. Katakanlah, "Allah lebih cepat pembalasannya (atas tipu daya itu)." Sesungguhnya malaikat-malaikat Kami mencatat tipu dayamu.

[QS. Yunus: Ayat 21]


5. Manusia bersifat tergesa- gesa


Berikut ayatnya : 


Dan manusia (seringkali) berdoa untuk kejahatan sebagaimana (biasanya) dia berdoa untuk kebaikan. Dan memang manusia bersifat tergesa-gesa.

[QS. Al-Isra': Ayat 11]


Manusia diciptakan (bersifat) tergesa-gesa. Kelak akan Aku perlihatkan kepadamu tanda-tanda (kekuasaan)-Ku. Maka janganlah kamu meminta Aku menyegerakannya.

[QS. Al-Anbiya: Ayat 37]


6. Manusia itu tukang ingkar


Berikut ayatnya :


Dan apabila kamu ditimpa bahaya di lautan, niscaya hilang semua yang (biasa) kamu seru, kecuali Dia. Tetapi ketika Dia menyelamatkan kamu ke daratan kamu berpaling (dari-Nya). Dan manusia memang selalu ingkar (tidak bersyukur).

[QS. Al-Isra': Ayat 67]


sungguh, manusia itu sangat ingkar, (tidak bersyukur) kepada Tuhannya,

[QS. Al-'Adiyat: Ayat 6]


Dan mereka menjadikan sebagian dari hamba-hamba-Nya sebagai bagian dari-Nya. Sungguh, manusia itu pengingkar (nikmat Tuhan) yang nyata.

[QS. Az-Zukhruf: Ayat 15]


7.Sombong apabila di beri kesenangan putus asa apabila di timpa kesusahan


berikut ayatnya : 


Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia, niscaya dia berpaling dan menjauhkan diri dengan sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan, niscaya dia berputus asa.

[QS. Al-Isra': Ayat 83]


Dan apabila Kami berikan nikmat kepada manusia, dia berpaling dan menjauhkan diri (dengan sombong); tetapi apabila ditimpa malapetaka maka dia banyak berdoa.

[QS. Fussilat: Ayat 51]


Dan apabila Kami berikan sesuatu rahmat kepada manusia, niscaya mereka gembira dengan (rahmat) itu. Tetapi apabila mereka ditimpa sesuatu musibah (bahaya) karena kesalahan mereka sendiri, seketika itu mereka berputus asa.

[QS. Ar-Rum: Ayat 36]


8. Suka membantah


berikut ayatnya : 


Dan sesungguhnya Kami telah menjelaskan berulang-ulang kepada manusia dalam Al-Qur'an ini dengan bermacam-macam perumpamaan. Tetapi manusia adalah memang yang paling banyak membantah.

[QS. Al-Kahf: Ayat 54]


8.Kufur nikmat


berikut ayatnya : 


Dan Dialah yang menghidupkan kamu, kemudian mematikan kamu, kemudian menghidupkan kamu kembali (pada hari Kebangkitan). Sungguh, manusia itu sangat kufur nikmat.

[QS. Al-Hajj: Ayat 66]


9.Zalim dan bodoh


berikut ayatnya : 


Sesungguhnya Kami telah menawarkan amanat kepada langit, bumi, dan gunung-gunung; tetapi semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir tidak akan melaksanakannya (berat), lalu dipikullah amanat itu oleh manusia. Sungguh, manusia itu sangat zalim dan sangat bodoh,

[QS. Al-Ahzab: Ayat 72]


10. suka mengeluh


berikut ayatnya : 


Sungguh, manusia diciptakan bersifat suka mengeluh.

[QS. Al-Ma'arij: Ayat 19]


itulah sepuluh sifat kecendrungan manusia yg di informasikan alquran semoga kita bisa mengambil pelajaran.

Sunday, 18 January 2015

Kota Peninggalan Kaum Tsamud (kaumnya Nabi Saleh.as)


Bismillah, assalamualaikum
Gambar atau foto yg ane upload di atas adalah bangunan pahatan yang di ambil dari situs kuno yg berada di yordania dan madain saleh/400 km utara madinah adalah 2 kota yang terletak di sebelah utara arab saudi(atau di kenal hijaz pada masa dulu) yg menurut ahli arkeolog dan tafsir ulama adalah peninggalan dari kaum Tsamud.

�Dan (Kami telah mengutus) kepada kaum Tsamud saudara mereka Shalih. Ia berkata; �Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tiada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya telah datang bukti yang nyata kepadamu dari Tuhanmu. Unta betina Allah ini menjadi tanda bagimu, maka biarkanlah ia makan di bumi Allah, dan janganlah kamu mengganggunya, dengan gangguan apa pun, maka kamu ditimpa siksaan yang pedih. Dan ingatlah olehmu di waktu Tuhan menjadikan kamu peng-ganti-pengganti (yang berkuasa) sesudah kaum �Ad dan memberikan tempat bagimu di bumi. Kamu dirikan istana-istana di tanah-tanahnya yang datar dan kamu pahat gunung-gunungnya untuk dijadikan rumah, maka ingatlah nikmat-nikmat Allah dan janganlah kamu merajalela di muka bumi membuat kerusakan. (QS. Al A�raf : 73-74)
Kota yordania terletak di sebelah utara arab saudi, kenapa di sebut2 sebagai peninggalan kau Tsamud?menurut sumber ane 2 ribu tahun silam kaum Tsamud dan bangsa arab lain mendirikan sebuah kerajaan di lembah rum(yg saat ini di sebut lembah petra yg berada di kota yordania)  mereka menamakan diri mereka bangsa/ kaum Nabatae.
Dan kota madain saleh yg dulu di kenal alhijr(berbukit pasir) adalah penduduknya yg pernah disebutkan di dalam alquran yg perkirakan merupakan kaum Tsamud karena bangsa Tsamud juga di kenal dengan ashab al hijrr yaitu penduduk al hijrr, jd menurut salah satu sumber kesimpulannya Tsamud adalah nama suatu kaum dan alhijrr adalah salah satu kota yg di bangun oleh kaum Tsamud. Pada masa perang tabuk rasulullah bserta para sahabat sedang berada di kawasan dekat madain saleh pada saat menjumpai daerah madain saleh rasulullah menyuruh para sahabat utk menghindari tempat tersebut dan beristigfar, dan ane belum tahu apa penyebabnya, dan masalah inilah yg menjadi polemik di antara pemerintah arab saudi dan para ulama utk menjadikan kota madain saleh sebagai objek wisata atau tidak lain halnya di yordania lembah petra(lembah rum) saat ini sudah di jadikan objek wisata.
Sumber tertua tentang bukti keberadaan kaum Tsamud adalah tarikh kemenangan Raja Babilonia Sargon II (abad ke-8 SM) yang mengalahkan kaum ini dalam sebuah pertempuran di Arabia Selatan. Bangsa Yunani juga menyebut kaum in9i sebagai Tamuda, yakni, Tsamud�, dalam tulisan Aristoteles, Ptolemeus, dan Pliny (hidup sebelum zaman Nabi Muhammad SAW, sekitar tahun 400-600 M), mereka benar-benar2 punah.
Kenyataan bahwa kaum Tsamud memiliki keterkaitan dengan kau A'd adalah ditemukannya bebrapa peninggalan2 kaum/bangsa Tsamud di tempat keberadaan kaum A'd yaitu di arabia selatan. Seperti misalnya Tulisan yang secara grafis mirip dengan abjad Smaitis (yang disebut Tsamudis) telah diketemukan mulai dari Arabia Selatan hingga ke Hijaz. 
Bangsa Tsamud adalah bangsa yg maju dan agraris menurut informasi di alquran mereka mempunyai istana-istana dan mampu memahat gunung menjadi rumah atau tempat tinggal, bangsa ini di hancurkan Allah karena mengingkari perintah Allah lewat lisannya Nabi Saleh. as, puncak dari bencana mereka adalah ketika mereka meminta kepada Nabi Saleh untuk memunculkan unta dari sebuah batu dan Allah mengabulkan permintaan mereka kemudian muncullah unta betina dari celah bebatuan, Allah memerintahkan agar tidak mengganggu unta tersebut apalagi membunuhnya akan tetapi mereka membunuh unta betina tersebut dan pada akhirnya mereka di hancurkan Allah SWT dan hanya menyisakan sedikit dari peninggalan2 mereka yg masih ada seperti yg terdapat di lembah petra dan kota madain saleh.
Semoga bermanfaat, assalamualaikum�.

Posted via Blogaway